Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Sekretariat: Link. Tegal Duren Blok B No. 38, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten

Menyambut Momentum Kemerdekaan Dengan Semangat Kemenangan Melawan Pandemi Oleh Qori Febrianto

Qori Febriano (Kader KAMMI FKIP Untirta)

Bulan agustus merupakan bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Bertepatan pada tanggal 17 agustus 1945, tepat 76 tahun yang lalu bapak proklamator kita sekaligus presiden RI pertama yaitu Ir.Soekarno bersama dengan para pemimpin bangsa lainnya berkumpul dan menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan membacakan naskah proklamasi. Kemerdekaan bangsa Indonesia dipersatukan oleh nurani dan diperjuangkan oleh nalar. Momentum kemerdekaan dan upaya melepaskan diri dari penindasan dan sikap sewenangwenang yang dilakukan oleh bangsa lain mengingatkan kita pada kilas balik sejarah perjuangan pahlawan bangsa yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk kepentingan bangsa Indonesia agar bisa merdeka dan terlepas dari belenggu penjajahan. 


Serangkaian peristiwa pada sebelum proklamasi mengajarkan pada bangsa Indonesia untuk senantiasa selalu bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang telah Allah swt berikan sehingga bangsa Indonesia dapat terbebas dari penjajahan bangsa lain. Setelah peristiwa kemerdekaan tersebut, bulan agustus menjadi bulan yang istimewa karena setiap tahunnya bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan Indonesia dengan berkumpul dalam berbagai aktivitas dengan penuh kegembiraan seperti perlombaan panjat pinang, balap karung, makan kerupuk, dan masih banyak lagi yang lainnya. 


Namun, dua tahun belakangan ini kemeriahan dalam menyambut momentum kemerdekaan Indonesia tidak bisa kita rasakan dan laksanakan lagi. Hanya deretan bendera merah putih yang berjejer di depan rumah. Kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian tidak lagi diadakan. Mungkin rasanya sedikit ada yang kurang dan berbeda. Bagaimana tidak, kegiatan yang sudah rutin dilakukan selama berpuluh-puluh tahun dalam rangka menyambut momentum kemerdekaan bangsa Indonesia kini mendadak ditiadakan. Jika kita bertanya siapa yang bertanggung jawab atas tidak dilaksanakannya kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia ini. Kita semua tau jika jawabannya sudah tentu virus corona yang menjadi penyebab dan aktor utamanya. Hadirnya virus corona ini berhasil melumpuhkan seluruh aktivitas, bukan hanya di negara kita tercinta yaitu Indonesia Tapi, hampir di seluruh dunia. Sejak kemunculannya dua tahun lalu sampai akhirnya menjadi pandemi, ia berhasil membuat semua negara kompak untuk memeranginya. 


Merayakan kemerdekaan dengan melakukan aktivitas yang menyebabkan orang berkerumun terlalu beresiko untuk dilakukan. Namun hal tersebut tidak membuat kita untuk tidak merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Justru dengan keadaan yang terbatas dapat menciptakan kreativitas yang tak terbatas untuk dapat memantik semangat dan juga spirit kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia. Momentum kemerdekaan di tengah pandemi ini merupakan sinyal kebangkitan untuk kita sebagai tantangan untuk berjuang dan menunjukkan semangat untuk bangkit, bergerak, dan membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. 


Maka atas dasar hal tersebut pada momentum kemerdekaan kali ini kita gaungkan semangat gotong royong yang sangat identik dengan identitas bangsa ini. Implementasi semangat gotong royong dengan berkolaborasi bersama untuk memulihkan Indonesia dengan spirit kemerdekaan untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh. Dengan spirit ini kita jadikan kemerdekaan tahun ini menjadi momen persatuan untuk seluruh masyarakat bergotong royong dan berkolaborasi untuk membantu tenaga kesehatan yang sudah susah payah berjuang melawan pandemi covid 19. 


Pandemi covid yang mengakibatkan lumpuhnya seluruh aktivitas dari berbagai sektor ini perlu ditangani dengan serius dan dalam hal ini bukan hanya tugas tenaga kesehatan ataupun pemerintah. Tapi, semua ini merupakan tugas seluruh elemen masyarakat, semua orang memiliki peran untuk saling membantu dan berkolaborasi untuk dapat memulihkan kondisi Indonesia menjadi lebih baik. Peran tersebut juga harus dilakukan oleh KAMMI sebagai salah satu organisasi kepemudaan. KAMMI harus berani mengambil langkah konkrit untuk berperan ikut serta dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melawan pandemic covid-19 ini. Momentum kemerdekaan dengan spirit kemerdekaan dan persatuan ini harus KAMMI manfaatkan untuk mendesain dan mengeksekusi sebuah program yang dapat mempercepat pemulihan kondisi Indonesia dalam berbagai sektor terutama kesehatan agar masyarakat bisa merasa aman, tenang, dan tentram. 


Sebagai organisasi kepemudaan dan juga mahasiswa KAMMI bisa menginisiasikan sebuah program dalam rangka menyambut kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan positif tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan. banyak peran yang bisa KAMMI ambil sebagai organisasi kepemudaan dalam menyambut momentum kemerdekaan. Misalnya dengan mengadakan nonton bareng film-film yang bertemakan sejarah bangsa Indonesia secara virtual, mengadakan diskusi ataupun seminar untuk memperingati kemerdekaan bangsa Indonesia dengan para tokoh, melakukan kolaborasi dengan berbagai macam lembaga untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak covid, memeriahkan kemerdekaan dengan memasang twibbon dimedia sosial, dan menjadi pelopor untuk menjadikan kemerdekaan tahun ini sebagai semangat optimisme untuk bangkit dan berjuang bersama menyelesaikan covid. Menang melawan pandemi covid bersama kita pasti bisa.